Showing posts with label SERBA-SERBI. Show all posts
Showing posts with label SERBA-SERBI. Show all posts

Tuesday, October 9, 2012

Biaya Pemeliharaan Mobil Di Malaysia Paling Murah Di ASEAN

Barisan mobil
Pelihara Mobil? Malaysia Paling Murah, Indonesia Mahal

Kantor berita Malaysia, Bernama, merilis data tentang biaya pemeliharaan mobil di beberapa negara ASEAN. Data itu diolah karena banyak gelombang protes warga Malaysia soal harga mobil dan biaya perawatan yang terusa membumbung. Disebutkan, justru memelihara mobil di Malaysia paling murah dibanding negara lain di ASEAN.

Menteri Industri dan Perdagangan Malaysia (MITI) mengumumkannya di Bernama, berdasar analisis dan data yang masuk akal. Dalam pernyataannya, total biaya pemeliharaan mobil tak hanya bicara soal harga BBM, tetapi juga harga mobil, asuransi, dan pajak.

Poin penting yang diumumkan dan jadi perbandingan adalah harga bensin. Untuk RON 95 (Pertamax Plus, Shell Super Extra, Total Performance 95) di Malaysia hanya RM 1,9 (Rp 5.950) per liter, lebih rendah dibanding Thailand (Rp 11.800), Indonesia (Rp 10.450), dan Singapura (Rp 15.900), Vietnam (Rp 11.260), dan Filipina (Rp 10.000). Begitu juga pajak-pajak yang harus ditanggung dan asuransi. Dihitung secara rata-rata, Malaysia masih menjadi yang terendah, dengan biaya per tahun untuk pajak adalah RM 398 (Rp 1,25 juta) dan asuransi RM 3.062 (Rp 9,5 juta). Sementara Singapura (Rp 8,6 juta/ Rp24,9 juta), Indonesia (Rp 5,7 juta/ Rp Rp 14,3 juta). Lalu Thailand (Rp 1,4 juta/ Rp 21 juta) dan Filipina (Rp 950 ribu/ Rp 8,9 juta)

MITI juga membeberkan data olahan yang lebih spesifik, seperti biaya kepemilikan Honda City dan Toyota Vios di sejumlah negara. Mulai dari beli, pajak, harga BBM, perawatan, dan asuransi, Malaysia masih jauh lebih rendah ketimbang Indonesia, Thailand, Singapura, Filipina, dan Vietnam.

otomotif.kompas.com

Saturday, October 6, 2012

Bloodhound SSC Siap Cetak Rekor Mobil Tercepat Di Bumi

Bloodhound SSC
Calon Kendaraan Tercepat di Darat Lulus Uji Tes

Kendaraan calon pemecah rekor kecepatan darat, Bloodhound SSC sukses di uji coba. Kendaraan yang bentuknya menyerupai roket tersebut kini siap mencetak rekor. Targetnya, Bloodhound SSC ingin berlari hingga 1.000 mil/jam atau 1.600 km/jam.

Bloodhound SSC yang dibuat oleh sebuah tim asal Inggris dan dikendarai oleh Richard Noble tersebut sukses dites di Bandara Newquay di Cornwall. Tidak ada masalah yang terjadi pada Bloodhound SSC ketika berlari dan ini membuat tim senang. "Ini berjalan sangat baik, analisis awal menunjukkan bahwa roket melampaui harapan kami," kata insinyur yang menangani Bloodhound SSC Dan Jubb. "Ini memberikan tim banyak kepercayaan diri, tetapi untuk dunia luar, ini juga penting untuk menunjukkan kalau ini adalah nyata," tambah Chief engineer Mark Chapman.

Kendaraan ini sendiri menggunakan mesin jet Eurofighter Typoon yang memberinya kemampuan berlari 370 km/jam untuk kemudian ditambahi lagi roket bekas Nasa yang membuatnya bisa berlari lebih kencang dan menyemburkan kemampuan hingga 25.000 lb-ft. Saking besarnya tenaga kendaraan ini, Bloodhound SSC juga memiliki sebuah mesin Cosworth yang digunakan di arena F1. Hanya saja, mesin F1 tersebut tidak digunakan untuk menggerakkan roda, tapi 'hanya' bertugas sebagai memompa bahan bakar untuk roket.

Dengan dapur pacu yang sangat kuat itu, Bloodhound SSC diharapkan dapat mengalahkan rekor kecepatan darat yang telah bertahan lama sejak tahun 1997 saat sebuah kendaraan bernama Thrust SSC berlari hingga 1.223 km/jam. Bloodhound SSC yang ketika pemecahan rekor akan dikemudikan oleh Andy Green diharapkan akan mematahkan rekor tersebut di Afrika Selatan dan berusaha menembus batas psikologi 1.000 mil/jam atau 1.600 km/jam di 2014 mendatang.

oto.detik.com

Friday, October 5, 2012

Orang Italia: Mengendarai Sepeda Wujud Dari Sukacita Dan Kesederhanaan

Pengendara Sepeda Di Italia
Di Italia, sepeda lebih laku ketimbang mobil

Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa penjualan sepeda untuk pertama kali setelah Perang Dunia II melampaui penjualan mobil. Pada 2011, lebih dari 1.750.000 sepeda terjual di Italia atau naik 10 persen dibanding 2010 sedangkan penjualan sebanyak 1.748.143 unit atau turun 20 persen dari 2010. Angka itu paling terendah sejak 1964.

Pascaperang 'keajaiban ekonomi ' Italia ditopang oleh kemampuan beberapa keluarga kaya raya membeli Fiat 500. Puncaknya, pengeluaran ekonomi Italia lebih besar dari Inggris pada 1987 atau momen yang lebih dikenal 'Il Sorpasso'. 'Sorpasso' disebabkan oleh berbagai faktor termasuk langkah-langkah penghematan yang diperkenalkan pemerintahan Mario Monti.

Selain harga bensin yang mahal, ada alasan lain mengapa orang Itali lebih memilih sepeda ketimbang mobil yaitu rasa sukacita dan kesederhanaan bersepeda dari rumah ke tempat kerja atau ke tempat rekreasi.

Laporan itu diterbitkan menjelang peluncuran kampanye Estates-General of the Bicycle and New Mobility dan didukung oleh asosiasi lainnya beberapa kelompok lingkungan. Kampanye itu bertujuan menemukan langkah-langkah untuk meningkatkan kehidupan semua orang di kota-kota besar Italia.

Italia bukanlah satu-satunya negara yang mengalami penurunan penjualan mobil, Jerman, Spanyol dan Prancis juga mengalami penurunan penjualan mobil selama delapan bulan pertama tahun ini.

otomotif.antaranews.com

Tuesday, October 2, 2012

Mercedes F-Cell, Mobil Yang Tembus Pandang

Mercedes F-Cell
Mobil ‘tembus pandang’ bukan khayalan lagi

Para ilmuwan telah mencoba teknologi kamuflase optik sehingga satu mobil Mercedes F-Cell bisa nyaris tidak terlihat. Terpal yang menutupi salah satu sisi dilapisi LED. Di sisi lain ada satu kamera digital SLR dengan fungsi merekam pemandangan yang tertutupi bodi mobil.

Teknologi tersebut dirintis oleh para ilmuwan di Universitas Tokyo, prinsipnya sama dengan teknologi "blue screen" yang biasa digunakan saat acara prakiraan cuaca di televisi.

Video iklan Mercedes mengambil lokasi di jalan tol Hamburg dan jembatan di Bavaria. Komentar-komentar yang muncul mengiringi video di YouTube itu bervariasi mulai dari khawatir akan ada tabrakan gara-gara pengemudi lain tidak melihat mobil itu. Komentar lain menyebut keunggulan terpal itu adalah bisa menghindari tiket parkir.

Video selengkapnya tentang mercedes tersebut bisa dilihat dibawah ini.



otomotif.antaranews.com

Sunday, September 30, 2012

Mobil Amphibi, Perkembangannya Dari Waktu Ke Waktu

Amphicar
Amphicar.
Pasti Anda pernah mendengar tentang jenis mobil amphibi. Atau pernah melihatnya secara langsung bahkan pernah mengendarainya. Mobil amfibi bisa jadi alat transportasi yang praktis. Bisa melintasi jalan di darat dan bisa melaju di permukaan air. Sebenarnya mobil versi ini sudah pernah dibuat pada awal 1805 oleh Oliver Evans dari AS. Tapi hingga awal abad 20 mobil amfibi tersebut belum pernah mengalami perkembangan berarti. Pada tahun 1960 hingga 1968 mobil amfibi baru pertama kali diproduksi secara massal untuk dipasarkan ke publik oleh negara Jerman. Mobil amfibi buatan mereka diberi nama Amphicar. Tapi Amphicar hanya mampu berjalan diatas permukaan air hingga kecepatan 11 kilo meter per jam saja. Jika berjalan diatas permukaan jalan biasa, Amphicar mampu melaju hingga kecepatan 113 kilo meter per jam.

Aquada
Aquada.
Memasuki abad 21, mobil amphibi mengalami perkembangan yang pesat, baik pada tekhnologi-nya maupun pada kecepatannya. Contohnya Aquada yang sudah dilengkapi dengan teknologi HAS (High Speed Amfibi). Mobil ini sudah diproduksi sejak tahun 2003 oleh perusahaan Gibbs Technology, sebuah perusahaan yang berkedudukan di Inggris. Saat melaju di permukaan air, Aquada sudah mampu mencapai kecepatan 55 kilo meter per jam. Lima kali lebih cepat dibanding pendahulunya, Amphicar dari Jerman itu. Pada bagian bawah Aquada didesain mirip seperti lunas pada speedboat sehingga bisa mengurangi gesekan dengan permukaan air. Sementara transformasi dari mobil menjadi kendaraan air hanya memerlukan waktu enam detik saja.

Rinspeed Splash
Rinspeed Splash.
Tapi ada mobil amphibi lain yang mengalahkan kecepatan melaju di permukaan air yang dimiliki Aquada. Mobil itu dinamakan Rinspeed Splash. Diatas permukaan air, mobil amfibi ini bisa melaju pada kecepatan 80 kilo meter per jam. Mobil amfibi yang satu ini agak berbeda dengan Aquada. Jika Aquada meluncur di perairan menggunakan lunas yang berada di bagian bawahnya, maka Rinspeed menggunakan konsep Hydroplane. Jadi mirip seperti penggunaan papan ski air. Sehingga saat melaju di permukaan air, bagian bawah Rinspeed akan terangkat hingga setinggi kurang lebih 60 centimeter. Tidak heran jika mobil amfibi jenis ini mampu melaju hingga kecepatan 80 kilo meter saat meluncur di permukaan air.

2002 Convertible Camaro
2002 Convertible Camaro.
Di luar aspek kecepatan dan tekhnologi yang diusung, kalangan permobilan amfibi menganggap bahwa 2002 Convertible Camaro adalah mobil amfibi yang memiliki tampilan (style) paling bagus. Jika melihat tampilan mobil amfibi berwarna merah pada gambar di samping ini, mungkin Anda akan punya pendapat yang sama. Perpaduan bentuk dan warna yang begitu anggun. Dilengkapi dengan mesin 2,5 Subaru Turbo, mobil amfibi ini bisa melesat di atas permukaan air hingga pada kecepatan 60 kilo meter per jam. Kecepatan yang bagus untuk menarik seorang pemain ski air di lintasannya.

AmphiGator
AmphiGator.
Jika mobil-mobil amfibi yang sudah dibicarakan terdahulu umumnya berpenampilan layaknya sebuah mobil sport, maka kini giliran sebuah jeep lintas alam yang berenang di permukaan air. Jeep Gator versi amfibi ini disebut AmphiGator. Jika sudah bisa melintasi air, maka benar-benar lengkap sudah julukannya sebagai kendaraan lintas alam. Jeep AmphiGator ini dibuat oleh WaterCar Inc., sebuah perusahaan di California utara yang khusus memproduksi mobil-mobil amfibi.

AmphiCoach GTS-1
AmphiCoach GTS-1.
Bukan hanya mobil-mobil berukuran kecil hingga sedang saja yang bisa ber-amfibi-ria, mobil bus pun ikut ambil bagian sebagai kendaraan amfibi. Sebuah kendaraan bus dengan panjang 12 meter telah dioperasikan di kawasan wisata pantai Budapest, Hungaria. Mobil bus yang merupakan kendaraan tipe AmphiCoach GTS-1 ini digunakan untuk mengangkut para wisatawan berlayar di kawasan perairan tersebut. Jika sedang melintasi permukaan air, bus ini mampu melaju hingga kecepatan 20 knot. Dan masih ada satu lagi jenis mobil bus AmphiCoach GTS-1 yang dioperasikan oleh pemilik resort di Belfast.

AmphiCoach GTS-1 dirancang oleh George Smith dan dibuat di Malta oleh perusahaan milik si perancang, GS Specialist Vehicles. Proses produksi AmphiCoach GTS-1 sebagian besar menggunakan cara manual. Meminjam istilah lain, kendaraan ini merupakan hasil kerajinan tangan, bukan diproduksi di pabrik.

Sejarah Kendaraan Monowheel

Kendaraan Monowheel
Kendaraan Monowheel.
Mungkin pembaca berpendapat bahwa kendaraan jenis ini sangat tidak praktis. Tampilannya aneh dan cenderung sulit dikemudikan. Mungkin kendaraan ini lebih cocok untuk diikutkan dalam permainan akrobat atau sirkus. Bukan untuk kita kendarai di jalan raya. Tapi tahu kah Anda, meskipun dianggap tidak efektif tapi konsep kendaraan monowheel (beroda satu) ini telah menyita pemikiran banyak ahli perancang kendaraan alternatif hampir selama seratus lima puluh tahun? Bagaimana pun, monowheel sudah masuk dalam bagian revolusi berkendara dalam sejarah kehidupan manusia. Mungkin suatu hari nanti para perancang monowheel bisa membuktikan bahwa kendaraan yang mereka buat memang layak untuk dijadikan sebagai pilihan moda transportasi.

Berbeda dengan mobil yang merupakan modifikasi dari kereta kuda, monowheel mengambil alih konsep pada sepeda. Dan pada perkembangan berikutnya mungkin jadi sulit untuk memberikan sebutan pada monowheel ini, mobil atau sepeda motor? Jika pada mobil, pengendara berada pada kabin penumpang yang biasanya berada dalam badan mobil. Sedangkan pada Monowheel, penumpang berada di dalam roda. Roda dan badan kendaraan memang menjadi satu. Itu bisa dilihat pada gambar-gambar di halaman tulisan ini. Mungkin Anda jadi sulit membayangkan jika kendaraan ini berada pada jalan yang menanjak atau menurun. Tapi jangan khawatir, system balance-nya sudah dirancang sedemikian rupa agar kabin penumpang tetap pada posisi horisontal saat monowheel menggelinding lebih kencang pada jalan yang menurun karena tarikan gaya gravitasi. Terkecuali jika kendaraan roboh ke samping.

Rousseau Marsailles Monowheel
Rousseau Marsailles Monowheel.
Monowheel yang pertama di dunia adalah sebuah sepeda yang dibuat oleh Rousseau dari Marsailles – Perancis pada tahun 1869. Sepeda monowheel ini tidak memiliki mekanisme kemudi. Pengendara memindahkan posisi berat tubuhnya untuk membelokkan arah rodanya. Sedangkan untuk menghentikan kendaraan monowheel tersebut dengan cara menekan stang ke dapan untuk memfungsikan mekanisme rem. Monowheel buatan Rousseau itu sekarang disimpan di musium Fermo Galbiati yang berada di kota Milan – Italia. Sebuah musium yang banyak mengkoleksi benda-benda yang berkaitan dengan sejarah perkembangan sepeda.

Sebenarnya terjadi perdebatan yang cukup sengit tentang monowheel pertama di dunia ini. Selain Rousseau, masih ada dua pihak lagi yang mengklaim bahwa monowheel buatannya yang merupakan yang pertama di dunia. Mereka adalah Allen Greene dan Elisa Dyer dari Providence, Rhode Island dengan paten monowheel bernomor 91510. Sementara pihak lainnya adalah Richard C. Hemmings dari New Haven, Connecticut dengan paten bernomor 91535. Kedua pihak itu semua dari AS dan patennya didaftarkan pada tanggal yang sama, 22 Juni 1869, hanya selisih beberapa jam saja. Berdasarkan paten yang terdaftar, Rousseau tidak berhak lagi mengklaim bahwa monowheel buatannya adalah yang pertama. Dan jika melihat penomoran pada paten tersebut, maka monowheel buatan Allen Greene dan Elisa Dyer adalah monowheel yang pertama di dunia. Hanya saja jadi agak mengherankan, mengapa ada dua paten yang berbeda untuk sebuah penemuan.

Garavaglia Monowheel
Garavaglia Monowheel.
Monowheel mulai digerakkan dengan mesin pada tahun 1904. Monowheel bermesin ini pertama kali diperlihatkan kepada publik pada pelaksanaan Milan Exposition di gedung Garavaglia. Kendaraan ini dinamakan Garavaglia Monowheel, tapi ada juga yang menyebutnya Petrol Monocycle. Tapi sayangnya desain kendaraan ini dilengkapi dengan sebuah roda kecil dibagian samping kanan sebagai penyeimbang. Roda kecil ini jadi agak mengganggu untuk menyebut Petrol Monocycle ini sebagai sebuah monowheel.

Pada tahun 1910, Erich Edison-Puton dari Perancis membuat monowheel bermesin yang lebih baik. Monowheel buatannya tidak lagi menggunakan roda kecil sebagai penyeimbang. Kendaraan buatan Puton ini digerakkan oleh mesin De Dion 150 cc dengan piston tunggal yang memberikan tenaga 3,5 HP. Monowheel ini sekarang disimpan di Auto & Technic Museum yang berada di kota Sinsheim – Jerman.

Alfred E. D’Harlingue Monowheel Propeller
Alfred E. D’Harlingue Monowheel Propeller.
Pada tahun 1911, Clinton T. Coates dari Missouri - AS menemukan ide untuk membuat monowheel yang digerakkan oleh propeller (baling-baling). Desain monowheel buatan Coates ini mendapatkan hak paten pada tanggal 30 Agustus 1911 dengan nomor 1.046.267. Ide dari Coates ini disempurnakan oleh Alfred E. D'Harlingue, juga dari Missouri, pada tahun 1914. Yang menarik dari monowheel buatan D'Harlingue adalah bahwa propeller bukan hanya sebagai penggerak / pendorong tapi juga sekaligus berfungsi sebagai kemudi karena propeller tersebut bisa digerakkan ke kanan atau ke kiri pada sudut hadapannya.

Dynosphere Monowheel
Dynosphere Monowheel.
Selanjutnya pada tahun 1932, Dr. John Archibald Purves yang sehari-hari bertugas mengatur jaringan listrik di bagian barat Inggris memperkenalkan konsep monowheel baru yang disebut Dynosphere. Berlainan dengan generasi monowheel sebelumnya, Dynosphere menggunakan roda dengan permukaan lebar sehingga kendaraan ini bisa berdiri tanpa harus diimbangi oleh pengendaranya. Beberapa prototype Dynosphere sempat dibuat hingga ada yang berkapasitas lima orang penumpang. Bahkan kendaraan ini sempat digunakan dalam sebuah balapan tapi mengalami musibah karena memang sulit untuk dikemudikan. Sejak musibah tersebut tidak pernah lagi terdengar pengembangan dari Dynosphere lebih lanjut.

Monotank
Monotank.
Monowheel mulai dilirik oleh kalangan militer pada tahun 1933 hingga ada usulan proyek untuk membuat tank dengan konsep monowheel (Monotank). Info yang beredar pada dekade tersebut mengatakan bahwa desain Monotank ini sudah terdaftar atas nama Julian Rose pada tahun 1937. Tapi desain itu tidak pernah direalisasikan karena banya kalangan militer yang meragukan keefektifan sebuah Monotank dalam pertempuran. Bisa kita bayangkan bagaimana si pengendara akan melakukan tembakan meriam sambil mengimbangi kendaraannya agar tidak jatuh ke samping.

Hingga memasuki abad ke-21, monowheel tetap saja tidak menarik minat banyak orang untuk menjadikannya sebagai sarana transportasi konvensional. Kalau pun ada beberapa monowheel dibuat sekarang ini, tujuannya hanya untuk kesenangan atau eksperimental belaka. Ada juga pabrikan yang khusus memproduksi kendaraan dengan konsep monowheel dalam jumlah kecil dan pembeli produksi mereka hanya dari kalangan tertentu saja. Misalnya perusahaan Angel Ring yang sudah berdiri sejak tahun 1951 dan AED Rollers yang didirikan pada tahun 1996 di Inggris.

Saturday, September 29, 2012

Ban Anti-Kempes Buatan Goodyear

Air Maintenance Technology (AMT) Goodyear
Goodyear Perkenalkan Ban Anti-Kempes

Tahun lalu Goodyear telah mengembangkan ban berteknologi self-inflating yang mampu menjaga tekanan angin tetap pada kondisi optimal. Saat ini teknologi tersebut telah siap untuk diperkenalkan di Jerman.

Air Maintenance Technology (AMT) Goodyear adalah sistem yang secara otomatis menjaga tekanan angin ban tanpa bantuan pompa tambahan maupun perangkat elektronik. Pasalnya seluruh komponen yang dibutuhkan untuk itu sudah ada di dalam ban itu sendiri. Kunci dalam sistem ini adalah sebuah regulator internal yang dapat mendeteksi ketika tekanan udara menyusut di bawah tekanan yang ditentukan. Kemudian sistem akan membuka agar udara dari luar dapat masuk melalui tabung pompa. Udara kemudian ditekan melalui tabung tersebut ke dalam katup inlet sehingga mengalir ke dalam rongga ban yang prinsip kerjanya memanfaatkan deformasi ban saat menggelinding di atas permukaan jalan.

Teknologi AMT Goodyear awalnya ditujukan untuk para operator armada kendaraan niaga, mengacu pada data American Trucking Association tahun 2008 yang menemukan bahwa truk dan trailer yang berhenti beroperasi, lebih dari separuhnya diakibatkan masalah pada ban. Padahal itu akan sangat merugikan perusahaan angkutan tersebut akibat tidak beroperasinya salah satu bahkan lebih armada mereka. Akibat masalah ban yang terkait kurang angin juga membuat ban cepat rusak sehingga meningkatkan biaya operasional.

Dengan ban yang selalu dalam kondisi tekanan yang prima, membuat ban lebih awet tanpa perlu banyak penanganan perawatan serta meningkatkan efisiensi bahan bakar kendaraan. Goodyear memperkirakan bahwa setiap 10 psi tekanan yang hilang selaras dengan bertambahnya konsumsi bahan bakar sebanyak 1 persen setiap mil/galon-nya. Selain itu, ban dengan tekanan 10 persen di bawah ukuran normal mampu mengurangi usia ban hingga 16 persen.

Goodyear memperkenalkan ban berteknologi anti-kempes ini untuk kendaraan komersial pada pameran kendaraan komersial di Internationale Automobil-Ausstellung (IAA) Commercial Vehicle Show yang saat ini tengah berlangsung di Hanover Jerman hingga 27 September mendatang.

www.mediaindonesia.com

Saturday, September 15, 2012

Traffic Gate, Sistem Pemindai Kendaraan Pelanggar Lampu Lalu-lintas

Traffic Gate
Traffic Gate, sistem yang dirancang mahasiswa Program Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Universitas Brawijaya. Sistem ini digunakan untuk memindai kendaraan yang tak mematuhi lampu lalu-lintas. Majalah Otomotif Online | Traffic Gate, Sistem Pemindai Kendaraan Pelanggar Lampu Lalu-lintas.
Mahasiswa Unibraw ciptakan pemindai kendaraan 'nakal'

Menerobos lampu merah dengan alasan "tidak ada polisi yang lihat" mungkin segera usang. Mahasiswa Program Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Universitas Brawijaya menciptakan sistem "Traffic Gate" yang dapat memindai kendaraan di persimpangan. "Idenya terinspirasi dari alat pemindai barang yang berada di supermarket. Biasanya alat pemindai berada di pintu masuk atau keluar supermarket. Jika ada barang yang dicuri, maka alat pemindai akan berbunyi ketika pencuri melewati pintu masuk atau keluar," kata salah satu perancang "Traffic Gate" Dika Rizki ketika berpartisipasi dalam Indonesia ICT Award (INAICTA) 2012 di Jakarta akhir pekan ini.

Dika menjelaskan sistem "Traffic Gate" seperti gerbang pintu yang akan memindai mobil atau motor yang lewat. Sistem itu memerlukan pemindai Radio Frequency Identification (RFID) di lampu lalu lintas. Agar sistem itu berfungsi, setiap mobil atau motor harus dipasangi tag chip RFID. Tag chip itu akan terhubung ke RFID di lampu lalu lintas dan kedua alat itu bisa saling berhubungan. Setiap tag chip RFID sudah mencakup identitas nama pemilik kendaraan bermotor, alamat, pajak dan lain sebagainya.

RFID akan aktif jika lampu menyala merah dan akan mati jika lampu berwarna hijau. Jika ada mobil atau motor yang menerobos lampu merah maka data kendaraan akan segera terlacak dan tersimpan di dalam data pusat kepolisian. "Kalau di luar negeri, biasanya menggunakan kamera CCTV tapi kelemahannya tidak semua sisi mobil atau plat nomor yang terekam. Kalau dengan alat ini, pengemudi tidak bisa berkelit lagi karena menggunakan radio frekuensi lebih bagus lagi dipasang kamera CCTV juga sebagai alat bukti. Alat ini dapat memindai tiga bahkan lima mobil yang menerobos lampu merah sekaligus. Data pusat akan menjadi acuan jika terjadi pelanggaran," katanya.

Alat tag chip RFID bisa dipasang di plat nomor atau di komponen mesin dan menurut Dika sebaiknya melibatkan kepolisian dan produsen mobil. Kelemahannya, lanjut Dika, RFID kurang bisa memindai mobil atau motor yang menerobos lampu merah dengan kecepatan tinggi. "Solusinya diperlukan RFID yang lebih kuat dan bagus untuk memindai mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi. Tentu harganya juga jauh lebih mahal. Satu RFID paling murah dijual senilai Rp. 32 ribu - 120 ribu," katanya.

Jika sistem itu digunakan, polisi cukup mengirimkan surat tilang ke alamat dengan menggunakan pos, SMS, email , pesan pendek, atau telepon.

otomotif.antaranews.com

Sunday, September 2, 2012

Harga BBM termurah di dunia ada di Venezuela

Pengisian BBM
Venezuela negeri dengan BBM termurah

Venezuela sudah dua tahun menjadi negara termurah BBM-nya sedunia dengan harga sekitar Rp1.200

Menurut data terbaru "This is Money" yang dikutip Mailonline, penduduk negara itu menganggap BBM adalah hak yang melekat sejak lahir.

Terakhir kali negara itu menaikkan harga BBM adalah pada dasawarsa 1980-an, yang berujung pada kerusuhan di ibukota, Caracas.

Harga yang super murah konon membuat bisnis penyelundupan BBM lebih besar dibandingkan penyelundupan narkoba. Negara tetangga mereka seperti Colombia punya harga BBM 40 kali lipat lebih mahal.

Urutan ke-2 termurah adalah mesir dengan harga sekitar Rp1.350, disusul Saudi Arabia dengan harga sekitar Rp1.500.

Selanjutnya adalah Qatar dengan harga sekitar Rp1.800, Bahrain dan Libya dengan harga sekitar Rp2.250, Turkmenistan dan Kuwait serta Algeria dengan harga Rp2.550. Iran berada di posisi 10 dengan harga BBM sekitar Rp3.150.

otomotif.antaranews.com