Showing posts with label toyota. Show all posts
Showing posts with label toyota. Show all posts

Wednesday, November 14, 2012

Toyota GT86, Pakai Teknologi KERS Harga Jadi Melonjak

Toyota GT86
Toyota GT86
Toyota GT86 KERS jauh lebih mahal

Produsen mobil Jepang, Toyota Corp, berencana memperkenalkan mobil sport Toyota GT86 dengan teknologi KERS (Kinetic Energy Recovery System). Kepala Insinyur Toyota GT86 Tetsuya Tada mengatakan, mobil sport itu kemungkinan akan menggunakan mesin hybrid. Teknologinya diharapkan berasal dari prototipe TS030 Hybrid Le Mans.

Toyota sudah menguji prototipe GT 86 dengan KERS (Kinetic Energy Recovery System) tetapi belum jelas apakah model terbaru nanti menggunakan baterai atau kapasitor. Satu hal yang pasti, harga Toyota GT86 versi KERS akan jauh lebih mahal.

Menurut Inautonews, sekarang Toyota GT86 menggunakan mesin yang sama dengan Subaru BRZ atau Scion FR-S yaitu mesin bensin empat silinder 2.0 liter dengan tambahan teknologi Subaru D-4S. Mesin GT 86 memiliki kecepatan puncak 187 hp pada 7.000 rpm dan torsi puncak 205 Nm (151 lb-ft). Model itu menggunakan transmini enam-percepatan baik manual maupun otomatis.

oto.detik.com

Saturday, November 3, 2012

Toyota Etios Versi Indonesia Akan Punya Spesifikasi Dan Nama Tersendiri

Toyota Etios
Etios, Jagoan Toyota untuk Lawan Brio & Mirage

Selain Noah, Toyota Astra Motor (TAM) juga siap menyodorkan mobil baru tipe hatchback, yaitu Etios. Mobil ini akan bersaing dengan Honda Brio dan Mitsubishi Mirage yang lebih dulu hadir.

Mobil seharga Rp140 jutaan ini dibekali mesin berkapasitas 1.300 cc. Etios yang dipasarkan di Indonesia kemungkinan besar memiliki spesifikasi berbeda dibandingkan dengan Toyota Etios yang sudah dipasarkan di Brasil dan Thailand.

Mobil ini dilengkapi dengan fitur ABS, EBD, dan dualSRS-airbag. Toyota menyiapkan versi TRD yang dilengkapi dengan aerokit sehingga tampak sporty.

Pihak Toyota sendiri belum mau memberikan perjelasan terkait hal tersebut. Namun seorang sumber di TAM mengatakan mobil ini akan dirakit di dalam negeri. Rencananya mobil ini akan diproduksi di pabrik Toyota di Karawang, Jawa Barat. Untuk pasar Indonesia, Toyota memberikan nama tersendiri untuk Etios.

otomotif.news.viva.co.id

Monday, October 29, 2012

Toyota FJ Cruiser Makin Perkasa Menjelajah Berbagai Medan

Toyota FJ-S Cruiser
Toyota FJ-S Cruiser Kreasi TRD

Toyota FJ Cruiser adalah SUV yang siap untuk diterjunkan di berbagai medan. Dengan bantuan kepiawaiaan Toyota Racing Development (TRD) meng-upgrade kendaraan, karakter FJ kini semakin mantap keluar dari jalan aspal.

Toyota FJ-S ini banyak terinspirasi dari Tacoma TRD T/X Baja. Bagian sasisnya ditingkatkan dengan menggunakan apa yang disebut sebagai underbody 'exoskeleton'. Bagian peredamannya mengandalkan shock balap Bilstein berukuran 60 mm di depan dan 50 mm di bagian belakang. Kendaraan yang dibuat satu-satunya ini menggunakan velek TRD Midnight Black beadlock-style berdiameter 17 inci yang diberi alas karet BFGoodrich jenis all-terrain.

TRD memutuskan untuk memasangkan sebuah supercharger dengan Twin Vortex System dan intercooler pada mesin V6 FJ 4.0 liter sehingga mampu mendongkrak output-nya hingga 30 persen atau 345 hp dengan peningkatan torsi 25 persen menjadi 461 Nm pada 3.000 rpm. Bagian interiornya dibedakan oleh kehadiran bahan pelapis kulit dwi-warna, serta logo FJ-S di bagian jok dan karpet custom-nya.

Toyota FJ Cruiser akan ditampilkan di SEMA (Specialty Equipment Market Association) Show 2012 yang akan dimulai pada 30 Oktober mendatang.

www.mediaindonesia.com

Wednesday, October 3, 2012

Toyota Smart Insect, Mobil Listrik Mungil Berteknologi Canggih

Toyota Smart Insect
Toyota ciptakan mobil konsep berbentuk serangga

Pabrikan mobil Toyota Motor Corporation menciptakan mobil mikro bertenaga listrik, Smart Insect. Smart Insect, seperti dilansir Autonews, mempunyai satu tempat duduk dan dua pintu yang menyerupai sayap camar jika dibuka. Toyota menyebut kendaraan itu akan mewakili mobil generasi berikutnya terutama penerapan teknologi informasi pada produk-produk asal Jepang itu. Mobil konsep itu mempunyai sensor, perangkat lunak pengenal suara dan perilaku dan sistem komunikasi berbasis komputasi awan (cloud-based communication system).

Toyota akan menampilkan mobil mini dengan empat roda itu pada pameran elektronik CEATEC di luar Tokyo pada 2 Oktober.

Nama Insect diambil dari akronim information network social electric city transporter. Fitur-fitur teknologi yang terdapat di Insect yaitu teknologi pengenal wajah pengendara, pendeteksi gerakan untuk mengoperasi fungsi-fungsi kendaraan seperti membuka pitu dengan lambaian tangan, dan konten ponsel pintar dengan perintah suara.

Teknologi lain yang juga diterapkan pada mobil Smart Insect adalah agen virtual yang mampu memprediksi perilaku pengendara seperti navigasi, lampu kabut, dan sistem audio. Pemilik Smart Insect juga dapat mengunci dan mengontrol suhu kendaraan dari jarak jauh melalui komputer rumah yang terkonieksi jaringan komputasi awan.

Toyota mengklaim mobil konsepnya "menggambarkan serangga kecil yang terbang dengan sayap besar berupa kendaraan ternavigasi dengan bebas melalui penggunaan jaringan informasi".

otomotif.antaranews.com

Saturday, September 29, 2012

Toyota Hi-Ace Commuter, Lebih Nyaman Dan Mewah

Toyota Hi-Ace Commuter
Serba Nyaman Bersama Toyota Hi-Ace Commuter

Menjelang diperkenalkannya Toyota Hi-Ace Commuter di Indonesia International Motor Show 2012 pekan depan, importir umum Santa Wijaya memberikan kesempatan untuk mencoba langsung kendaraan tersebut. Menurut Boy Abdul Rahman dari Santa Wijaya, pasar untuk kendaraan MPV berukuran besar saat ini tengah mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Umumnya konsumen kendaraan jenis ini adalah perusahaan jasa transportasi dan biro perjalanan pariwisata. Boy juga menegaskan bahwa perusahaannya yang bermarkas di Gedung Palma One, Jl H R Rasuna Said Kav X-2 No 4 itu hanya menjual Toyota Commuter model high-roof dengan kondisi yang telah dimodifikasi alias custom, lengkap dengan asksesoris eksterior maupun interior.

Toyota Hi-Ace Commuter yang dicoba ini adalah model high-roof dengan dimensi panjang 5.380 mm, lebar 1.880 mm tinggi 2.285 mm dengan jarak wheelbase 3.110. Ruang interiornya telah dimodifikasi dengan memberikan pelapis kulit sintetis. Selain itu, terdapat perangkat hiburan berupa DVD player lengkap dengan karaoke plus layar monitor lipat motorized berukuran 32 inci di bagian langit-langitnya. Kendaraan yang kami coba ini mampu menampung sebanyak 14 penumpang plus satu orang pengemudi. Boy mengatakan bahwa kendaraan tersebut merupakan Toyota Commuter kelas bisnis. "Untuk kelas eksekutif interiornya kami lapis dengan material kulit dan kapasitas penumpangnya hanya 9 orang, jadi ruangan lebih lapang," ungkapnya.

Boy juga menambahkan bahwa untuk kelas Eksekutif, terdapat sebuah sekat yang memisahkan antara ruang penumpang belakang dan pengemudi layaknya sedan limousine. Selain itu, untuk layar monitornya tidak lagi sistem lipat, melainkan sistem geser atas bawah.

Untuk membunuh rasa penasaran, kami pun segera mengarahkan kendaraan yang dilengkapi pintu jenis sliding door berpenggerak elektrik ini ke ruas Tol Jakarta-Merak menuju kawasan BSD.

Duduk di ruang penumpang, suasana kabinnya sangat nyaman. Terlebih atapnya yang cukup tinggi sehingga penumpang di dalam kabinnya dapat melakukan 'manuver' dengan mudah tanpa harus terlalu membungkuk. Bagian atapnya dilengkapi sistem pencahayaan kombinasi antara lampu pijar konvensional dengan LED sehingga mampu menyajikan suasana yang romantis. Terdapat juga lampu baca dan ventilasi AC individual untuk menambah kenyamanan penumpang. Kekedapan kabinnya patut diacungi jempol. Kita masih bisa mendengar alunan musik dengan tingkat volume rendah sambil berbincang-bincang layaknya berada dalam sebuah lounge. Kita bisa juga menikmati tayangan video dengan kualitas suara yang cukup baik.

Meskipun kendaraan ini utamanya dirancang untuk kenyamanan penumpang, namun Toyota tidak melupakan faktor kenyamanan untuk pengemudi. Hal ini kami rasakan saat mencoba mengemudikan sendiri kendaraan tersebut. Posisi duduk ideal sangat mudah didapat berkat beberapa pengaturan pada jok maupun setir. Terlebih MPV ini sudah dilengkapi spion yang dapat diatur dan dilipat secara elektris dari dalam, ruang pandang luas untuk memantau depan dan bagian sisi plus rearview camera yang memudahkan pengemudi saat parkir mundur.

Awalnya, kami menduga kalau MPV bongsor ini dilengkapi dengan suspensi belakang model coil spring alias pegas spiral. Pasalnya ketika sempat mencoba duduk di bagian paling belakang, suspensinya terasa cukup lembut dibandingkan dengan kendaran sekelasnya. Setelah kami lacak rupanya kami salah. Toyota Hi-Ace Commuter berwarna putih ini memiliki suspensi belakang yang masih mengandalkan model rigid axle, semi-elliptic leaf spring alias pegas daun dengan peredam hidrolis. Tetapi kami tidak terkejut merasakan kenyamanan di bagian depan ketika mengetahui suspensinya yang menganut model independent double wishbone dengan pegas batang torsi dilengkapi peredam hidrolis plus ball-joint mounted anti-roll bar. Suspensi ini dulu biasa digunakan pada sedan mewah.

Kami kembali terkejut ketika membawa kendaran ini menerobos kepadatan lalu lintas, menyusuri jalan-jalan sempit dan padat di punggiran kawasan BSD. Mengendalikan kendaraan ini tidak sesulit yang dibayangkan meskipun yang kami coba masih menggunakan transmisi manual 5-speed.

Mesin turbodiesel intercoolercommon-rail injection 4 silinder DOHC 16 Valve berkapasitas 3.0 liter yang diusungnya memiliki torsi maksimal sebesar 300 Nm pada 1.200 rpm, sementara output-nya mencapai 134 hp pada 3.400 rpm. Untuk mengimbangi bodi yang bongsor, Toyota Commuter dilengkapi dengan perangkat rem cakram berventilasi di bagian depan dan cakram solid di bagian belakangnya yang dipersenjatai fitur ABS di keempat rodanya. Meskipun di atas kertas spesifikasi mesinnya tergolong biasa-biasa saja, namun ketika merasakan langsung, tenaga mesin kendaraan ini cukup ideal untuk memberikan kenyamanan berkendara sehingga pengemudi tidak mudah merasa lelah yang berujung pada unsur keselamatan dan kenyamanan perjalanan.

Soal harga jual, Boy mengatakan bahwa untuk kelas Bisnis, Toyota Commuter dilego dengan banderol Rp830 jutaan sementara untuk yang kelas Eksekutif dibanderol Rp900 jutaan, tergantung kelengkapan tambahan apa yang diminta oleh pemesannya.

www.mediaindonesia.com

Wednesday, September 26, 2012

eQ, Mobil Listrik Terbaru Buatan Toyota

Toyota eQ
Toyota Perkenalkan Mobil listrik eQ Terbaru

Toyota Motor Coroporation (TMC) hari ini memperkenalkan mobil listrik terbarunya yang diberi nama 'eQ' dengan ukuran superkompak dan bisa memuat 4-penumpang. Mobil ini dirancang buat transportasi sehari-hari, yaitu berbelanja atau perjalanan jarak pendek. Dimensi eQ; panjang 3,115 mm, lebar 1.6800 mm dan tinggi 1.535 mm,
.
Mobil listrik ini menggunakan baterai lithium-ion baru dengan ukuran makin kompak. Toyota mengklaim, eQ sebagai mobil listrik paling irit konsumsi energinya di dunia saat ini, yaitu 104 Wh/km (watt-jam/km)

Kendati kapasitas baterainya kecil,12kWh, bisa digunakan menempuh jarak 100 km untuk sekali isi. Kemampuan dikebut, 125 km/jam. Waktu yang dibutuhkan utnuk mengisi baterai, bila menggunakan tegangan 200 AC, hanya 3 jam (isi penuh). Sedangkan untuk pengisian cepat, menggunakan listrik DC, hanya 15 menit, namun hanya sampai 80 persen.

Di Jepang eQ dijual 3,6 juta yen atau bila dikonversi dengan kurs sekarang menjadi Rp 442 juta. Mahal juga!

Spesifikasi :

 
 
 
Kendaraan
Panjang/lebar/tinggi (mm)
3.115/1.680/1.535
Jarak sumbu roda                                               (mm)
2.000
Trek depan dan belakang                                     (mm)
1.475/1.460
Radius putar                                                          (m)
4,1
Penumpang
4
Sistem gerak
Roda depan
Berat kendaraan                                                  (kg)
1.080 kg
Ban
175/65-R15
 
Performa
Konsumsi tenaga listrik, (siklus tes JC08, Jepang)
104Wh/km
Jarak tempuh untuk sekali isi (siklus tes JC08, Jepang)
104 Wh/km
Kecepatan maksimum
125 kpj
 
Motor
Tipe
Magnet permanen
Tenaga maksimum
47 kW
Torsi maksimum
163 N-m
Total tegangan
277,5 V
Baterai
Kapasitas
12 kWh
 
 
Lama pengisian
Pengisian normal (200 VoltC, AC
3 jam
Pengisian normal 100 V, AC)
8 jam
Pengisian cepat DC
80 persen, ±15 menit
Harga
3,6 juta yen

otomotif.kompas.com

Sunday, September 23, 2012

Harga Toyota FJ Cruiser Di Indonesia = Rp 900 Jutaan

Toyota FJ Cruiser
Toyota FJ Cruiser Dijual Seharga Rp 900 Jutaan

Pengguna hardtop lawas akhirnya bisa bernostalgia dengan 'hardtop' baru. PT Toyota-Astra Motor (TAM) baru saja merilis FJ Cruiser di Indonesia.

Di Indonesia, Sport Utility Vehicle (SUV) Toyota FJ Cruiser dibanderol sekitar Rp 900 jutaan. Kendaraan tersebut menggendong mesin 4.000 cc bensin V6 dual VVT-i khas FJ 40. "Satu produk baru lagi dari Toyota. Mungkin Anda pernah ingat dulu kita punya hardtop. Nah, sekarang kita hadirkan lagi hardtop versi terbaru lewat FJ Cruiser yang lebih kokoh. Kendaraan ini dibanderol RP 900 jutaan," kata Direktur Marketing PT TAM, Joko Trisanyoto di sela-sela peluncuran FJ Cruiser di booth Toyota JI Expo Kemayoran, Minggu (23/9/2012).

Joko melihat kendaraan tersebut akan bisa membuat pengguna hardtop lawas bernostalgia dengan mobil tersebut. Desain FJ Cruiser tetap mempertahankan sisi kekokohan Toyora FJ. "FJ dikembangkan pada 60-an, dan sampai saat ini terus ada. FJ terbaru dikembangkan pada 90-an, Toyota mencoba kembangkan hardtop terbaru FJ Cruiser. FJ Cruiser sendiri diperlihatkan pada 2004, dan pada 2007 baru diluncurkan dan merambah pasar dunia termasuk Indonesia," ucap Joko.

Toyota FJ Cruiser menggunakan kaca lebar seperti FJ 40. Atapnya berwarna putih FJ Cruiser diambil dari khas FJ 40 klasik yang menggunakan atap fiber glass berwarna putih. Bagian dalamnya dipercantik dengan steering wheel audio dengan audio control. Toyota FJ Cruiser yang didatangkan langsung dari Jepang itu menggunakan pelek 17 inci.

Untuk pasar mobil Indonesia, FJ Cruiser disediakan dalam pilihan warna two tone dan monotone. Two tone memiliki warna yang berbeda untuk roof dan body. Untuk warna bodi disediakan 8 pilihan warna yaitu beige, blue, gray metallic, black dark green, dan grayish blue dengan atap warna putih. Sementara monotone hanya yang meliputi atap dan bodi hanya memiliki warna sama yakni putih dan merah.

oto.detik.com

Thursday, September 13, 2012

Toyota Prius c, Mobil Paling Hemat BBM Yang Bakal Masuk Pasar Indonesia

Toyota Aqua
Toyota Aqua, mobil yang akan dipasarkan di Indonesia dengan nama Toyota Prius c. Majalah Otomotif Online | Toyota Prius c, Mobil Paling Hemat BBM Yang Bakal Masuk Pasar Indonesia.
Mobil Teririt di Dunia Datang ke Indonesia

Meski era mobil hybrid belum datang ke Indonesia, Toyota tetap yakin kalau hybrid adalah teknologi masa depan. Untuk itu, mobil teririt yang mereka miliki, Toyota Prius c alias Aqua, dipastikan akan hadir di Indonesia dalam hitungan hari ke depan. "New Prius yang merupakan Prius dengan minor change, lalu ada adik Prius, yang kalau di luar dikenal dengan nama Aqua, disini akan kita pakai nama Prius c," ungkap Corporate Planning and Public Relation PT Toyota Astra Motor, Widyawati Soedigdo.

Toyota di AS juga menyebut Aqua dengan Prius c. Prius c diperkuat dengan mesin bensin berkapasitas 1.500 cc 4 silinder dengan tenaga 74 PS pada 4.800 rpm dan torsi 111 Nm. Motor bensin ini dikawinkan dengan motor listrik yang memiliki tenaga hingga 45 kW (61PS) dan torsi 169 Nm (125. lb-ft). Jadi jika kedua mesin digabungkan bisa memproduksi 100 PS (73kW atau 98HP).
Mobil ini pun menjadi mobil paling irit BBM karena konsumsi BBM-nya mencapai 35,4 km per liter. Mobil tersebut memiliki dimensi panjang 3,9 meter sehingga bisa menampung penumpang sebanyak 5 penumpang. Masuknya Toyota Prius C atau disebut Aqua akan menambah banyak deretan mobil hybrid Toyota di Indonesia. Di Malaysia, mobil hybrid ini sudah meluncur lebih dulu dengan banderolan mulai 97.000 ringgit Malaysia atau sekitar Rp 288 juta. "Prius c kita jual dengan sistem order. Jadi kalau ada yang pesan, kita datangkan," lugasnya.

Prius c atau yang disebut Aqua di Jepang ini cukup sukses di pasaran Jepang. Tak lain karena konsumsi BBM mobil ini yang paling irit di pasaran Jepang dan dunia untuk ukuran mobil yang diproduksi massal yakni 35,4 km per liter.

Di Jepang, untuk Prius biasa tipe hatchback dijual mulai 2,17 juta yen atau sekitar Rp 251,2 jutaan. Begitu masuk Indonesia harganya meningkat sekitar 3 kali lipat menjadi Rp 605 juta. Sementara Prius c atau Aqua dijual 20 persen lebih murah yakni 1,69 juta yen atau sekitar Rp 195,6 jutaan. Jika kita bandingkan secara kasar seperti Prius hatchback tadi, maka Prius c bisa kita harapkan harganya plus pajak di Indonesia sekitar Rp 400 jutaan. Masuk akal untuk hybrid?

Bagi orang Indonesia mungkin hal ini akan membuat kepala geleng-geleng dibuatnya ya? Semoga saja ada potongan khusus, apalagi Prius c menggunakan mesin yang lebih kecil dari Prius hatchback.

oto.detik.com

Friday, July 13, 2012

Asal-usul nama Toyota

Toyota
Dari Sini Asal Nama Toyota

Tentu tak banyak yang tahu, kenapa Toyota dipakai sebagai nama merek mobil oleh produsen mobil terbesar di Jepang, Toyota Motor Corp. (TMC). Bukannya "Toyoda", nama belakang dari sang pendiri Sakichi Toyoda. Semua berawal ketika Sakichi Toyoda yang lahir di Jepang 145 tahun lalu (14 Februari 1867) menjadi pengusaha sekaligus pekerja keras membangun alat tenun untuk perusahaan manufaktur kecil bidang tekstil dengan nama belakangnya, Toyoda.

Kontes

Pada 1936, Kiichiro Toyoda, putra Sakichi, kemudian memutuskan untuk mulai membangun perusahaan mobil. Karenanya, ia membutuhkan nama baru untuk perusahaannya. Karena bisnis yang dibangun ayahnya pada 1926 bernama Toyoda Automatic Loom Works Ltd, sedang ia membutuhkan sumber daya dari perusahaan tersebut, Kiichiro lalu memutuskan memberi nama perusahaan mobilnya dengan cara yang sama, Toyoda.

Namun suatu kali ia ingin membuat semacam publikasi supaya perusahaannya lebih dikenal. Keluarga Toyoda pun mengadakan kontes membuat logo yang kemudian direspons oleh dua puluh tujuh ribu orang. Lucunya, mereka memiliki seorang pemenang kontes, yang sayangnya tidak disebutkan, karena mengubah kata "Toyoda" menjadi "Toyota" (tidak menggunakan huruf "d").

Menurut keluarga Toyoda, perubahan ini punya beberapa keuntungan. "Toyota" punya huruf yang lebih halus dari "Toyoda" ketika dibaca. Menurut mereka, yang secara fonetis kata Toyota membuat gulungan lidah lebih baik saat mengucapkannya, terutama bagi orang-orang di luar bangsa Jepang, seperti Amerika misalnya.

Selain itu, dalam tulisan Katakana (jenis huruf Jepang), kata Toyota hanya membutuhkan 8 sapuan kuas, ketimbang Toyoda yang membutuhkan 10 sapuan kuas. Angka 8 pun dianggap sebagai angka keberuntungan di Jepang, sedangkan bentuk karakter hurufnya melambangkan pertumbuhan masa depan dan kemakmuran. Maka jadilah mobil-mobil itu menggunakan logo Toyota, dengan model mobil pertama Toyota Model AA. Namun logo asli masih dipajang di kantor pusat Toyota Motor Company di Aichi.

otomotif.kompas.com